Selasa, 12 April 2016

Cara Cepat Download Video di Face Book (FB)



 FB merupakan salah satu media sosial yang paling populer saat ini. Orang menggunakan platform ini untuk berkomunikasi dengan teman-teman dan orang terdekatnya. Berbagi cerita, berbagi foto bahkan video. Para pengguna gadget semakin meningkat pesat, banyak orang membuka FB melalui gadget yang dimilikinya. Untuk mendownload gambar dari facebook tidak sulit. Pengguna FB ingin sekali mengambil vidio kiriman teman tersebut dan daapt dinikmati saat offline. Namun mereka tidak tau bagaimana caranya dan langkah-langkahnya. Bagaimana caranya download video dari facebook dengan cepat tanpa susah payah menginstall aplikasi terlebih dahulu? Seperti itulah pertanyaan teman saya beberapa terakhir ini.
Dimana ada ratusan juta akun FB yang sudah di buat. Pasti anda adalah salah satu orang yang sudah mempunyai akun FB. Rasanya itu memang tidak heran jika  FB telah memiliki banyak fitur yang menarik seperti membuat status, membuat catatan, membagikan video, video calling, membuat grup dan masih banyak lagi. Fitur fitur di FB masih menjadi media sosial paling laris mengalahkan instagram, telegram ataupun bbm.
Banyak  orang yang mengupload video menarik dan menghibur di facebook sehingga banyak juga orang yang memiliki keinginan untuk mendownload video yang ada di FB. Dalam fitur facebook memang belum disediakan fitur untuk mendownload akan tetapi ada beberapa tips dan trik yang bisa kita lakukan untuk mendownload video baik melalui PC ataupun ponsel android dengan mudah. Dimana caranya sangatlah mudah dan sederhana sehingga anda tidak usah berkecil hati karena hanya dengan beberapa langkah saja anda bisa mendapatkanya dengan mudah dan cepat.
Berikut langkah-langkah cara cepat download Video di FB dengan menggunakan komputer atau PC :
  1. Log in ke facebook anda
  2. Klik video/photo yang ingin di download
  3. Ubah URL facebooknya kedalam versi mobile caranya gimana? Caranya mudah berikut penjelasannya, contoh:URL video aslinya seperti ini http://www.facebook.com/storyblablablablabla sekarang ganti dengan http://www.m.facebook.com/storyblablablablabla intinya : tinggal menambahkan huruf "m." di depan tulisan facebook (supaya berubah jadi versi mobile)
  4. Setelah semua persiapan sudah selesai putar videonya.
  5. Kemudian klik kanan pada video tersebut, biasanya ada tulisan untuk mendownload video (Save video as ...) atau secara otomatis file video akan di download.
Atau klik kanan pada video tersebut copy alamat URL-nya.
gunakan IDM untuk download. Setelah masuk IDM klik add URL dan paste-kan URL video. 

Catatan : Jika memiliki IDM (Internet Download Manager) silahkan gunakan IDM anda. caranya mudah tinggal klik kanan videonya, copy URL video dan paste di IDM nya. Proses pengunduhan video/gambar dari facebook. Tunggu proses download sampai selesai.


 Cara mendownload video lewat Gadget Android
Jika menggunakan Gadget berbsis android caranya agak sedikit ribet dibandingkan dengan menggunakan komputer, mendownload video di facebook. Karena kita membutuhkan beberapa aplikasi terpasang di perangkat gadget. Banyak aplikasi di Play Store yang menawarkan video downloader untuk facebook. Kita tinggal mengetik video downloader for facebook maka anda akan menemukan puluhan aplikasi yang bisa kita gunakan untuk mendownload video lalu tinggal kita pilih sesuai dengan keinginan kita.
Berikut langkah-langkah cara download Video di FB dengan menggunakan gadget:
1.    Download aplikasi download video free for facebook
2.    Login ke akun facebook kita lalu
3.    pilih video yang ingin kia dowload dengan cara mengkliknya lalu akan muncul vidio/gambar
4.    maka klik saja ikon download, lalu pilih nama video yang kita inginkan lalu jika berhasil maka akan ada tulisan downloading video
5.    Selesai
Dari kedua cara di atas semuanya cukup mudah dan tidak ribet tinggal beberapa langkah saja langsung bisa digunakan untuk mendwonload video di facebook. Semoga bermanfaat.
   
Selamat Mencoba.

Kamis, 07 April 2016

GABLOG ABANG ( Gerakan Ngeblog Anak Bangsa ) WADAH MENULIS BAGI PARA REMAJA



     Tidak bisa dihindari lagi kemajuan teknologi di bidang telekomunikasi semakin tinggi. Para produsen gadget terus mengembangkan produk-produk unggulan dari mereka. Diikuti dengan dengan aplikasi yang sangat mudah untuk dioperasikan. Ada beberapa jenis produk seperti hand phone, tablet, laptop, computer, dan sebagainya. Sebagian dari remaja di saat ini pasti memiliki beberapa gadget tersebut. Gadget-gadget memiliki beberapa fitur aplikasi yang mendukung bagi para remaja untuk bersosialisasi dengan media internet. Media sosial merupakan aplikasi yang banyak di download oleh para remaja. Aplikasi sosial media seperti: Facebook, Twitter, Blog, Yahoo, Skype, Line, WhatApp, Instagram, Telegram dan sebagainya. Sebagian besar waktu para remaja di gunakan untuk menggunakan internet. Pada saat terhubung dengan internet remaja selalu memilih untuk online di sosial media yang mereka miliki. Saat ini berbagai macam provider menawarkan promo-promo mengenai tarif internet murah, jangkauan luas, mudah pengisian paket kuota dan variasi harga terjangkau. Kebanyakan para remaja selalu mengikuti perkembangan teknologi informasi untuk memperbaruhi/up date di sosial media yang mereka miliki. Hal tersebut mereka lakukan agar mereka tidak di katakan ketinggalan jaman / gaptek.
     Dalam penggunaannya, sosial media mempunyai dampak positif dan negatif bagi para remaja. Dampak positif sosial media bagi para remaja yaitu dapat mencari banyak teman dari sosial media, para remaja dapat dengan mudah tau akan informasi terkini yang sedang terjadi. Para remaja juga dimudahkan untuk berkomunikasi dengan orang tua mereka apabila mereka sedang tidak berada di rumah. Selain mempunyai dampak positif, sosial media juga membawa dampak negatif bagi remaja, apabila para remaja tidak dapat memfilter diri mereka dengan keimanan tinggi mereka dapat terjerumus pada pergaulan bebas.  
Banyak di temukan kasus akibat menggunakan sosial media. Kasus seperti remaja kabur dari rumah karena mereka berkenalan dengan teman baru saja di kenal melalui media sosial. Sosial media juga mengakibatkan adanya penipuan oleh pihak-pihak tertentu, tak jarang media sosial juga menimbulkan perselisihan diantara remaja karena mereka bersindir-sindiran melalui updatetan status mereka di jejaring sosial. Kesibukan para remaja untuk mengupdate status mereka tentang hal-hal yang kurang bermanfaat, mereka dapat memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi untuk membuat suatu karya yang lebih bermanfaat.          
     Para remaja dapat menceritakan/menuliskan kejadian-kejadian disekitar mereka dan menuangkannya dalam suatu karya karangan cerpen, puisi, dan membuat karangan-karangan yang dapat lebih bermanfaat. Menulis merupakan hal bersifat positif, dengan menulis remaja dapat menuangkan pikiran dan aspirasi mereka dalam bentuk karya inspiratif dan inovatif. Saat ini remaja sudah jarang melakukan kegiatan tulis-menulis di atas kertas, mereka memanfaatkan gadget dengan berbagai aplikasi untuk mengirimkan pesan. Tidak seperti remaja di jaman dahulu, dahulu para remaja belum mengenal kecanggihan teknologi, mereka masih gemar untuk menulis. Salah satunya yaitu dengan berkirim-kiriman surat dengan sahabat-sahabat mereka, bahkan punya sebutan “SAHABAT PENA”. Sahabat  mereka ada di dalam negeri maupun luar negeri, tulisan mereka kirim melalui jasa kurir pak pos. Gadget banyak membawa perubahan bagi remaja sekarang, remaja sekarang hampir tak pernah lupa dan ketinggalan untuk membawa gadget dalam setiap kegiatan yang mereka lakukan. Hal ini membuat remaja menjadi semakin malas, karena mereka lupa akan waktu, waktu mereka habis di gunakan untuk mengotak-ngatik aplikasi gadget mereka, atau sekedar bermain game.
      Untuk menciptakan remaja Indonesia lebih inovatif, kreatif dan aktif menulis di blog dapat dijadikan media pengembangannya. Indonesia di kenal dengan negara masyarakatnya rata-rata malas, pada hal Indonesia sering memenangkan olimpiade tingkat internasional. Untuk merubah pola pikir masyarakat mengenai Indonesia, penulis mempunyai gagasan untuk membuat “Gerakan Ayo Ngeblog Anak Bangsakemudian disingkat GABLOG ABANG. GABLOG ABANG  merupakan gerakan ayo menulis web blogger di blogspot anak bangsa. Tujuan GABLOG ABANG untuk menciptakan para pemuda-pemudi generasi penerus bangsa gemar menulis di blog, membaca, inovatif, menulis kreatif dan aktif. User email google sangat dipermudah dalam membuat blog. Pengguna google di arahkan ke blogger, blog yang dimiliki berbasis co.id. User Blogger google dapat memposting karya-karya hasil tulisan setiap saat. Selain itu remaja tidak disibukan lagi dengan game on line ataupun game off line.
     Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu dalam pengembangan karya anak bangsa. Setiap posting dari teman-teman blogger dapat dikenal dan di nikmati oleh masyarakat dari seluruh daerah-daerah di Indonesia. Kita harus menciptakan hal-hal inovatif agar dapat menarik minat para remaja saat dengan menggunakan link sosial media. Dalam blogger juga bisa di tambahi dengan music untuk menarik para pembaca, tema blogger juga dapat di ganti-ganti, dan kita juga dapat memposting foto. Selain membuat remaja tertarik untuk menulis,  dalam GABLOG ABANG  juga dapat menciptakan remaja gemar akan membaca. Karena tampilan dari GABLOG ABANG  dapat menarik minat para remaja untuk membaca postingan-postingan di dalamnya.
     Inovasi GABLOG ABANG  dapat membawa perubahan bagi anak bangsa agar mereka dapat lebih menyalurkan kreatifitas mereka. Apabila ada para penerbit buku, membaca dan tertarik dengan karya tersebut maka dapat menguntungkan para remaja. Karena karya-karya mereka dapat tersalurkan agar dapat di cetak di menjadi sebuah buku. Teknologi informasi dan telekomunikasi dapat membantu remaja agar hasil karya-karya mereka dapat di kirimkan ke penerbit melalui email. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, para remaja dapat kemudahan untuk menjadi lebih kreatif.

Minggu, 27 Maret 2016

Pembalajaran On Line Via Quipper School

Quipper School : Sebuah Strategi Pembelajaran Kreatif Melalui Media Internet Dalam Membangun Platform Edukasi Global 

A. E-Learning Pengertian E-Learning: 
       E-learning dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi pendidikan dalam bentuk elektronik. Pengertian ini sejalan dengan huruf “E” pada kata E-Learning yang berarti “Elektronik”. Pengertian e-learning sendiri sebenarnya sangat luas, namun istilah e-learning lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat transformasi proses belajar mengajar yang ada di sekolah atau kampus ke dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet. Dalam teknologi e-learning, semua proses belajar mengajar yang biasa didapatkan di dalam sebuah kelas dilakukan secara live namun virtual. Artinya pada saat yang sama seorang pendidik mengajar di depan sebuah komputer yang ada di suatu tempat. Banyak ahli yang menguraikan pengertian e-learning dari berbagai sudut pandang. Salah satunya adalah Hartley yang mendefinisikan e-learning sebagai suatu jenis cara belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet, atau media jaringan komputer lainnya. E-learning merupakan upaya menghubungkan pembelajar (peserta didik) yang secara fisik terpisah atau bahkan berjauhan namun dapat saling berkomunikasi, berinteraksi, atau berkolaborasi secara langsung (synchronous) maupun secara tidak langsung (asynchronous). Jadi, e-learning adalah bentuk pembelajaran/pelatihan jarak jauh yang memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan informasi. (http://www. pengertianahli.com/ 2014/05/ pengertian-e-learning ) 

B. Media Pembelajaran On Line 

         Beberapa media on line pendidikan yang berkembang di Indonesia sebagai berikut : 
a. Brainly 
  Dimas-Mukhlas-thumb Dimas Mukhlas Widiantoro (country manager Brainly Indonesia) Startup pendidikan asal Polandia ini memungkinkan penggunanya untuk menanyakan dan menjawab pertanyaan terkait pelajaran di sekolah secara terbuka ke pengguna lain. Dengan membidik pendidikan formal, Brainly menyediakan mata pelajaran pada tiga kategori tingkat pendidikan yaitu SD, SMP, dan SMA. Baca juga: FYI: Brainly kini miliki 6 juta pengunjung unik tiap bulannya di Indonesia Dimas Mukhlas Widiantoro, country manager Brainly Indonesia, mengungkap bahwa pengguna Brainly di Indonesia berjumlah sekitar 650.000 orang dan mengklaim telah mendapat kunjungan 6 juta pengunjung unik tiap bulannya. Sementara pelajaran yang paling populer untuk didiskusikan di Brainly Indonesia yaitu Bahasa Indonesia, PPKN, dan Matematika. Catatan: Jauh sebelum Brainly beroperasi di Indonesia, pada 10 Juni 2013 silam startup pendidikan lokal dengan konsep yang mirip Brainly sudah diluncurkan yaitu UtakAtikOtak. Namun, entah mengapa, popularitas Brainly kini tampaknya lebih dikenal ketimbang UtakAtikOtak. Padahal UtakAtikOtak juga sempat menjadi salah satu nominasi INAICTA 2013 untuk kategori digital interactive. Baca juga: Mari belajar sambil bermain melalui kuis edukasi di UtakAtikOtak 

 b. Duolingo 
    Duolingo Startup pendidikan tidak selalu harus bergerak di kawasan pendidikan formal, tetapi bisa juga menyentuh area pendidikan non-formal seperti Duolingo. Sekiranya Anda ingin belajar bahasa asing dengan cara yang lebih menyenangkan, startup pendidikan asal Amerika Serikat ini tampaknya bisa menjadi alternatif solusi. Tidak hanya bahasa Inggris sebagai bahasa asing yang bisa dipelajari di Duolingo, melainkan juga bahasa Spanyol, Perancis, Italia, Jerman, Portugis, Belanda, dan bahkan bahasa Indonesia! Baca juga: Belajar bahasa asing sambil bermain dengan Duolingo (REVIEW) Tidak banyak informasi yang kami dapatkan mengenai Duolingo Indonesia selain startup ini baru berekspansi ke Republik ini sejak April 2014 silam — kami memantaunya dari akun Twitter @duolingo_id. Catatan: Pada Rabu 9 Mei 2012, Telkom Indonesia sempat bekerja sama dengan SK Telecom Korea Selatan dalam meluncurkan startup untuk mempelajari bahasa Inggris bernama English Bean. Sayangnya, setelah berjalan satu tahun, English Bean kini sudah tidak beroperasi lagi bahkan website-nya pun sudah tidak bisa diakses sama sekali. 

c. Quipper School Quipper
   School-thumb Tim Quipper School Indonesia Ranah pendidikan formal juga dianggap “seksi” oleh Quipper School asal Inggris sebagai lahan bisnis sehingga melabuhkan Indonesia sebagai salah satu negara ekspansinya setelah mendapatkan pendanaan sebesar USD 5,8 juta (sekitar Rp 70 miliar) Maret 2014 silam. Untuk wilayah Indonesia, usia Quipper School masih beberapa bulan setelah Februari 2014 silam membuka kantornya di republik ini. Konsep Quipper School yang mengusung pembelajaran interaktif secara online dalam platform jejaring sosial mengingatkan kita pada Edmodo atau Kelase. Bedanya, Quipper School sementara ini hanya bisa dinikmati oleh siswa tingkat SMA saja mulai dari kelas 10 hingga kelas 12. Belum lagi Quipper School mengklaim sebagai platform pembelajaran online terlengkap di Indonesia. Catatan: Dari pengamatan kami, Quipper School salah satu startup pendidikan asing yang terbilang cukup agresif dalam menggarap pasar pendidikan formal Indonesia. Cara marketing-nya yang menggunakan pendekatan kultural dengan menampilkan siswi berhijab juga potensial menarik pengguna dari sekolah-sekolah Islam. Apalagi sejauh ini belum ada startup pendidikan lokal yang menargetkan khusus anak-anak SMA. 

 d. Legentas 
      Legentas-thumb Sudah kami singgung di atas bahwa berbicara startup pendidikan, tidak melulu yang berkecimpung dalam area pendidikan formal. Legentas adalah salah satu startup pendidikan (dan bukan pendidikan formal) yang menawarkan program membaca cepat (speed reading). Metode membaca cepatnya sendiri berasal dari Republik Ceko dan sudah menggunakan bahasa Inggris, Slovakia, serta tentu saja bahasa Ceko selama lebih dari satu tahun. Saat ini Legentas sedang dikembangkan dalam bahasa Indonesia, Jerman, Rusia, dan Portugal. Belum banyak informasi yang kami dapatkan seputar Legentas Indonesia. Namun, kehadirannya pada awal November ini di Indonesia membuka wawasan betapa startup pendidikan memiliki bidang garapan yang luas tidak hanya menggarap pendidikan formal, melainkan juga pendidikan informal, dan pendidikan non-formal dengan konsep bisnis yang beraneka pula bukan hanya seputar pembuatan kelas online. Catatan: Di Indonesia, ikon speed reading melekat pada sosok Agus Setiawan dengan training andalannya: Baca Kilat. Agus sendiri bukan pelaku startup pendidikan, namun Legentas perlu belajar dari cara Agus memasarkan metode Baca Kilat di Indonesia. Bedanya, Legentas memiliki aplikasi komputer tersendiri dan memiliki program kursus online-nya dalam mengajarkan metode speed reading ini. 

 e. Edmodo 
       Edmodo-thumb Jauh sebelum Brainly, Duolingo, Quipper School, dan Legentas ekspansi ke Indonesia, startup pendidikan Edmodo dari Amerika Serikat sudah terlebih dahulu hadir. Dengan membidik pasar pendidikan formal, Edmodo jeli dengan menyediakan solusi untuk urusan pembuatan kelas online dan jejaring sosial khusus pendidikan. Nama Edmodo sendiri beberapa tahun silam cukup terkenal di kalangan pendidik Indonesia. Apalagi Edmodo juga dipopulerkan oleh organisasi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Centre (Seamolec). Sayangnya, lagi-lagi tidak banyak informasi yang kami dapatkan seputar eksistensi Edmodo di Indonesia.  

C. Quipper School Indonesia (QSI) 
  Quipper School memadukan dan memberdayakan guru dengan siswa secara online, menambah ilmu pengetahuan dan meningkatkan hasil belajar. Quipper School menjadi sebuah cara baru belajar kreatif karena pilihan guru yang ditawarkan kepada siswa sangat varian meliputi semua bidang studi mulai tingkat SMP hingga SMU. Pilihan inilah yang menjadi nilai plus Quipper School dibanding media pembelajaran online lainnya. Quipper memberikan pilihan yang dapat dipilih oleh guru dan disesuaikan dengan waktu yang dimiliki. Kapan saja dan di mana saja. Inilah added value Quipper School yang tidak dimiliki media pembelajar lain. 
  Quipper School dirancang sedemikian rupa dengan tampilan avatar / template yang sangat indah dan menarik. Dominasi warna biru muda yang sangat lembut dan mendeskripsikan sebuah pandangan langit begitu sangat luas seperti halnya subjek dan bidang studi yang ditawarkan kepada guru. Dalam konteks Informasi Teknologi, Quipper School menjadi terdepan yang memanfaatkan teknologi di bidang pendidikan. Ini merupakan daya tarik tersendiri bagi guru yang ingin mengembangkan dan menambah pengetahuan mereka sesuai bidang studi yang diinginkan. 
  Sekolah formal biasanya hanya mengandalkan proses belajar konvensional dan mengandalkan para guru yang tidak cakap menjajakan materi ajar di kelas? Menyimak bagaimana dan apa yang ditawarkan Quipper School, nampaknya proses belajar konvensional sudah semestinya mencari terobosan baru sehingga tidak mendatangkan kejenuhan siswa di kelas. Quipper School menyajikan cara baru belajar di luar ruang, tak terbatas pada dinding kelas dan waktu. Hal ini membuat siswa lebih intens menggali apa yang mereka inginkan setiap waktu. Hal ini diungkapkan oleh Agus Sugiri, salah seorang guru di Quipper School. "Sudah saatnya belajar tidak mengenal ruang dan waktu. Quipper School adalah platform e-learning yang memberdayakan guru dan siswa dengan pembelajaran melalui teknologi digital. Dengan Quipper School, mengajar menjadi lebih mudah, efektif dan efisien. Siswa saya pun ketagihan untuk belajar dengan cara yang lebih menyenangkan." 
  Guru di kelas harus memahami dunia IT sehingga dapat terhubung ke setiap siswa melalui jaringan internet. Dengan demikian, siswa tidak melulu berada di kelas dan memperoleh materi ajar dengan satu cara audiotorial atau model ceramah yang membosankan. Sudah saatnya kita tempatkan siswa atau pembelajar sebagai subjek dalam proses belajar mengajar, bukan menjadi objek seperti yang terjadi dalam dunia pendidikan konvensional selama ini. 
1. Konten Pendidikan Disesuaikan dengan Sekolah Pengguna QSI Silakan memilih dari ribuan topik yang sudah kami sediakan, atau membuat konten edukasi Anda sendiri. Pilihan ada di tangan Anda 
2. Pembelajaran Sesuai yang Anda Inginkan Pengguna QSI Guru dapat membuat tugas untuk kelas, grup atau individu dan langsung mendapatkan umpan balik atas kinerja siswa. Mengenali kekuatan dan kelemahan siswa tidak pernah semudah ini. 
3. Belajar: Penguasaan dan Mengasyikkan Siswa menguasai topik-topik tertentu, menambah pengetahuan mereka sembari menikmati fitur sosial Quipper School yang menarik dan seperti games 

D. 3 Layanan Quipper School 
  Quipper School Indonesia adalah e-learning service untuk guru dan murid yang memiliki banyak materi sesuai kurikulum di sekolah. Dan sangat membantu untuk guru dalam memantau perkembangan murid. Materi sudah disediakan, namun, jika materi yang belum ada pun tidak perlu untuk kita khawatirkan tidak bisa ikut menggunakan Quipper School Indonesia. Karena, di Quipper School Indonesia, sudah ada fitur yang namanya Q-Create untuk bisa membuat materi dan soal sendiri. Quipper School juga di lengkapi dengan fitur penilaian. Dimana fitur ini juga ulangan tidak bisa di ulangi lagi. Dan nilai ada 2 pilihan (tampil langsung di siswa atau tidak tampil 

  1. Q-Create (Untuk panduan cara buat materi dan soal sendiri) 
  2. Q-Learn (Untuk siswa/i mendaftar tidak perlu harus punya email atau account Facebook, bisa langsung daftar dengan isi data manual). 
   3. Q-Link Untuk kita yang berprofesi sebagai tenaga pengajar, bisa mendaftar di QSI. Selengkapnya lihat menghubungi pemilik blog ini via email : j4en74@gmail.com

Daftar Referensi 
http://edukasi.kompasiana.com/2013/08/25/media-pembelajaran-online-586268.html
http://id.techinasia.com/ingin-belajar-secara-online-inilah-8-startup-pendidikan-di-indonesia-yang-siap-membantu-anda/
http://indonesia.quipperschool.com/post/100719961667/quipper-school-menginspirasi-siswa-berinovasi
http://indonesia.quipperschool.com/post/99990005607/tantangan-dalam-membangun-platform-edukasi-global
http://www.kajianpustaka.com/2014/06/pengertian-karaktiristik-dan-manfaat-elearning.html
http://www.pengertianahli.com/2014/05/pengertian-e-learning-apa-itu-elearning.html http://www.asikbelajar.com/2013/09/pengertian-manfaat-jenis-dan-pemilihan.html 
http://www.evaluasinasional.com/2014/12/hasil-evaluasi-pelaksanaan-un.html
http://www.radar-indo.com/2014/10/quipper-sebuah-strategi-pembelajaran.html